Pembagian Tugas Materi Nilai dan Tradisi Pesantren

PASCASARJANA Senin, 30 Januari 2017 17:47 WIB
1449x ditampilkan Headline Pengumuman

MATA KULIAH            : Tradisi Pesantren

Dosen Pengampu        : Dr. K.H. Maltuf Siradj, M.Ag

 

NO

NAMA

TEMA

JAM

  1.  

A.Qudsi/Abd Muhshi

 

Visi dan Karakteristik Pendidikan Pesantren:

  1. Visi pendidikan pesantren
  2. Kekhasan pendidikan pesantren
  3. Tazkiyah/takdib
  4. Ta’lim/tadris

 

 

 

 

 

 

 

 

  1.  

Abdul Hak/ Ach Gazali

Nilai Dasar dan Faham Aswaja dalam Kehidupan Pesantren :

  1. Tawadlu’, ikhlas, zuhd, qanaah, jujur, amanah,  khidmat, tawassuth, tasamuh, kebersamaan, taawun, istiqamah dll
  2. Aktualisasi Aswaja dalam kehidupan pesantren

 

  1.  

Ahamad Zarqani/Alfiyatul Marjan

       Pesantren sebagai sub-kultur pendidikan:

  1. Pengertian sub-kultur
  2. Faktor-faktor pesantren sebagai sub-kultur
  3. Dinamika dan perubahan kultur pesantren

   

 

 

 

 

 

 

  1.  

Amrullah/Anas Musthofa

 

Sistem Pendidikan Pesantren (1)

  1. Kiyai sebagai tokoh sentral (pendidik, tauladan, sumber ilmu dan inspirasi dll)
  2. Hubungan intelektual dan kekerabatan kiyai
  3. Pola kepemimpinan Kiyai
  4. Pola hubungan Kiyai-Santri dalam pembelajaran

 

  1.  

Anis Maufiroh/Azizah

Sistem Pendidikan Pesantren (2)

  1. Santri sebagai pencari ilmu
  2. Santri sebagai peserta didik
  3. Santri sebagai kader Islam masa depan

 

 

 

 

 

 

  1.  

Didik Santoso/Habiburrahman

Sistem Pendidikan Pesantren (3)

  1. Masjid/Mushalla sebagai sentra pendidikan spiritual
  2. Pondok/Asrama sebagai sentra pendidikan emosional
  3. Madrasah sebagai sentra pendidikan intelektual/vokasional

 

  1.  

Hafi/Hafifuddin

Sistem Pendidikan Pesantren (4)

  1. Visi dan sumber keilmuan pesantren
  2. Kitab Kuning sebagai rujukan keilmuan otoritatif
  3. Kurikulum pendidikan pesantren (fiqh & tasawuf)

 

  1. Pengembangan kurikulum pendidikan pesantren.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1.  

Harliwati/Hayatullah

Sistem  Pendidikan Pesantren (5):

  1. Metode pendidikan pesantren
  2. Pengembangan metode pendidikan pesantren dan pemanfaatan tekonologi informasi

 

  1.  

Iskandar Yasin/Istiyana

Sistem Pendidikan Pesantren (6)

  1. Sistem evaluasi pendidikan pesantren
  2. Standar evaluasi pendidikan pesantren
  3. Pengembangan sistem evaluasi pendidikan pesantren

 

 

  1.  

Kipno/Kumyadi

Manajemen Pesantren

  1. Corak manajmen pesantren
  2. Kiyai sebagai manajer dan policy maker
  3. Fungsi-fungsi manajerial  pesantren
  4. Pengembangan manajemen pesantren

 

 

 

 

 

  1.  

Mahmud Junaidi/Marhadi

Tipologi Pesantren di Indonesia

  1. Faktor-faktor penyebab timbulnya tipologi pesantren
  2. Pesantren salafi
  3. Pesantren khalafi
  4. Konvergensi salafi- khalafi
  5. Karakteristik masing2

 

 

  1.  

Moh. Hamdan/Moh. Sakban

Pengamalan Tarekat (Tasawuf Amali) di Pesantren :

  1. Pesantren dan Tarekat
  2. Peranan Tarekat dalam Penyebaran Islam di Jawa.
  3. Dasar-dasar Doktrin Amalan Tarekat dalam Lingkungan Pesantren.

 

 

 

 

 

  1.  

Muhammad Zakki

Pesantren dalam Sistem Pendidikan Nasional

  1. Politik pendidikan rezim Orde Baru
  2. Politik pendidikan rezim Orde Reformasi
  3. Pesantren dalam Undang-Undang Sisdiknas
  4. Eksistensi pesantren di Indonesia

 

 

  1.  

Mufid

Masa Depan Pesantren di Indonesia: (Analisis SWOT)

  1. Kekuatan pesantren
  2. Kelemahan pesantren
  3. Peluang pesantren
  4. Tantangan pesantren
  5. Strategi pengembangan pesantren ke depan.

 

 

 

  1.  

Saiful Bahri

Pesantren dan Fenomena Islam Liberal/ Islam Radikal

  1. Faktor-faktor penyebab terjadinya fenomena diatas
  2. Respon pesantren terhadap fenomena ini.

 

 

 

Catatan:

  1. Makalah minimal 12 halaman dengan spasi ganda terdiri dari prolog, substansi dan epilog
  2. Makalah ditulis dengan merujuk kepada rujukan otoritatif yang dapat  dipertanggungjawabkan
  3. Setiap mahasiswa wajib menulis makalah secara mandiri dan tidak boleh menjiplak.
  4. Makalah dipresentasikan (bukan dibacakan) di dalam kelas
  5. Tiap judul dipresentasikan oleh dua orang mahasiswa, salah satunya sebagai pembanding.
  6. Makalah difotokopi untuk dosen dan sejumlah mahasiswa program pascasarjana